KPUD Purwakarta: Pasangan Sudrajat dan Syaikhu Raih 132.417 Suara di Purwakarta


PurwakartaPos.Com | Rapat pleno terbuka rekapitulasi hasil pehitungan surat suara dan penetapan perhitungan Paslon Gubenur dan Wakil Gubenur di KPUD Kabupaten Purwakarta, telah selesai dilakukan, rabu (4/7)

Dari Hasil rekapitulasi keseluruhan, yang di bacakan oleh ketua KPUD kabupaten Purwakarta, Ramlan Maulana, surat suara paslon Gubenur dan wakil gubenur.

Pasangan calon Gubernur dan Wakil Gubernur, Jawa Barat, nomor 4 Deddy Mizwar dan Dedi Mulyadi paling unggul, dengan perolehan suara 210.746 suara.

Disusul paslon nomor 3 Sudrajat dan Syaikhu 132.417 suara.

Dan pasangan nomor 1 Ridwan Kamil-UU 120.887 suara.

Yang terakhir paslon nomor 2 Hasanah 33.206 suara.

Lanjut, Ramlan Maulana, dan rekapitulasi perhitungan surat suara paslon Bupati dan Wakil Bupati Purwakarta, setelah pkl 13.00.wib.akan di lanjutkan, terangnya

Sementara Rapat pleno terbuka rekapitulasi hasil pehitungan surat suara dan penetapan perhitungan Paslon Bupati dan Wakil Bupati di KPUD Kabupaten Purwakarta, rabu (4/7)

Hasil rekapitulasi keseluruhan, yang telah di tetapkan oleh ketua KPUD kabupaten Purwakarta, Ramlan Maulana, menyampaikan surat suara paslon Bupati dan wakil Bupati.

Hal ini, pasangan calon Bupati dan Wakil Bupati Purwakarta, Jawa Barat, nomor 2 Hj. Anne dan H. Aming paling unggul, dengan perolehan suara 218,429 suara.

Disusul paslon nomor 3 H. Zaenal Arifin dan Lutfi Bamala, 190,607 suara.
Dan pasangan nomor 1, Padil Karsoma dan Acep Maman,  87,330 suara.

Lebih lanjut, Ramlan Maulana bahwa dalam proses rekapitulasi perhitungan suara Kabupaten, tidak ada hal-hal yang mengganggu proses rekapitulasi, aman dan kondusif.

"Adapun perdebatan di dalam proses rekapitulasi, merupakan hal yang wajar dalam proses sesuai dengan norma dalam mencari kebenaran,"demikian ketua KPUD Purwakarta Ramlan M.

Jurnalis : Agus Triyatmaka

Tidak ada komentar

Kirim Komentar Anda:

Pembaca dapat mengirimkan komentar terkait artikel atau berita yang ditayangkan. Isi komentar bukan merupakan pandangan, pendapat ataupun kebijakan kami dan sepenuhnya menjadi tanggung jawab pengirim.

Pembaca dapat melaporkan komentar jika dianggap tidak etis, kasar, berisi fitnah, atau berbau SARA. Kami akan menimbang setiap laporan yang masuk dan dapat memutuskan untuk tetap menayangkan atau menghapus komentar tersebut.