Lagi, Polisi Polres Purwakarta Bantu Pemudik Melahirkan di Rest Area


PurwakartaPos.Com | Lagi, petugas Kepolisian dari POlres Purwakarta, Iptu Kuswari, menyelamatkan seorang ibu yang melahirkan di  rest area Km 88 Ruas Purwakarta-Bandung-Cileunyi (Purbaleunyi) arah Cileunyi, Senin, (11/6)

Ibu yang bernama Fitri Wulandari, Warga Kab. Ciamis bersama keluarganya hendak melakukan perjalanan mudik ke Pangandaran, Jawa Barat.

Ketika beristirahat di rest area_pada pukul 03.30 WIB, Fitri sudah melahirkan seorang bayi perempuan di sebuah mobil Kijang dengan Nopol B 1978 GM. Iptu Kuswari yang kebetulan tengah siaga di  rest area Km 88 Ruas Purbaleunyi segera membantu ibu yang baru saja melahirkan tersebut.

Selain sisi operasional, Jasa Marga juga bekerjasama dengan rumah sakit di sekitar jalan tol untuk dapat melakukan pertolongan jika terjadi kondisi luar biasa. Untuk daerah Purwakarta yang bertepatan dengan lokasi rest area km 88 Jasa Marga menggandeng Rumah Sakit (RS) Bayu Asih Purwakarta.

Dengan adanya kerjasama lintas instansi tersebut, Iptu Kuswari segera membawa Fitri dan anaknya ke RS Bayu Asih Purwakarta untuk mendapatkan penanganan medis selanjutnya dan memastikan keselamatan ibu dan anak tersebut.

Guna menjaga dan mengawal kelancaran pelaksanaan arus mudik dan balik lebaran 2018 (Idul Fitri 1439 H), seluruh petugas keamanan dikerahkan, baik dari Kepolisian ataupun petugas Jasa Marga Siaga yang dibentuk oleh PT Jasa Marga (Persero) Tbk.

Tugas para penjaga keamanan tidak hanya bagi hal yang bersifat teknis, seperti mengurai kepadatan kendaraan atau memberikan informasi bagi pemudik, namun juga melayani pemudik yang membutuhkan pertolongan darurat.

Jurnalis : Ris/ Agus Triyatmaka


Tidak ada komentar

Kirim Komentar Anda:

Pembaca dapat mengirimkan komentar terkait artikel atau berita yang ditayangkan. Isi komentar bukan merupakan pandangan, pendapat ataupun kebijakan kami dan sepenuhnya menjadi tanggung jawab pengirim.

Pembaca dapat melaporkan komentar jika dianggap tidak etis, kasar, berisi fitnah, atau berbau SARA. Kami akan menimbang setiap laporan yang masuk dan dapat memutuskan untuk tetap menayangkan atau menghapus komentar tersebut.