Sasar Pelajar SMP, Polres Purwakarta Sosialisasi Cegah Bahaya Narkoba


PurwakartaPos.Com | para pelajar SMP di Purwakarta mendapatkan sosialisasi tentang bahaya narkoba. Karena pelajar SMP merupakan  generasi emas untuk kemajuan bangsa.

Kapolres Purwakarta AKBP Twedi Aditya Bennyahdi melalui Kasat Narkoba, AKP Heri Nurcahyo yang diwakili Kanit Sidik Narkoba, IPTU Rudianto di aula SMPN1 babakancikao jumat (4/5) mengatakan, Satuan Reserse Narkoba Polres Purwakarta yang bekerjasama dengan Dinas Pendidikan Kabupaten Purwakarta sengaja menyasar para siswa SMP untuk mendapatkan materi sosialisasi bahaya narkoba karena pada tahun 2045 mendatang kemajuan bangsa indonesia ditentukan.

“Sekarang dipersiapkan. Para siswa SMP tidak hanya dididik dari sisi keilmuan dan keagamaanya, namun juga dibekali tentang bahaya narkoba,” ujar Rudianto.

Dengan sosialisasi tersebut diharapkan para siswa bisa menjauhi narkoba. Hal itu penting karena sebagai generasi emas para siswa harus dituntut tekun belajar.

“Kalau sekali terkena narkoba maka akan sulit terbebas. Jadi sedini mungkin dicegah. Bentuknya ya dengan sosialisasi seperti ini,” lanjutnya,

Rudianto meminta kepada siswa setelah mendapatkan sosialisasi bisa membantu meneruskan informasi ke orang lain. Dengan cara tersebut maka penyebaran informasi mengenai bahaya narkoba bisa cepat tersebar ke masyarakat.

Selain itu, Ia menyampaikan bahwa ancaman hukuman untuk pengedar dan bandar narkoba sangat berat bahkan sampai hukuman mati.

“Penyalahgunaan bahan adiktif bisa menyebabkan halusinogen disertai dengan kerusakan saraf dan otak perlahan-lahan hingga IQ-nya menurun, hingga ia menjadi gila,” ujarnya dihadapan ratusan siswa-siswi SMPN 1 Babakancikao.

Untuk itu, kata dia, perlu menjadi perhatian semua bahwa ancaman narkoba dan miras/oplosan bisa menyasar siapa saja, tegasnya.

Jurnalis : Agus Triyatmaka

Tidak ada komentar

Kirim Komentar Anda:

Pembaca dapat mengirimkan komentar terkait artikel atau berita yang ditayangkan. Isi komentar bukan merupakan pandangan, pendapat ataupun kebijakan kami dan sepenuhnya menjadi tanggung jawab pengirim.

Pembaca dapat melaporkan komentar jika dianggap tidak etis, kasar, berisi fitnah, atau berbau SARA. Kami akan menimbang setiap laporan yang masuk dan dapat memutuskan untuk tetap menayangkan atau menghapus komentar tersebut.