Pemkab Purwakarta Siapkan Event Pengganti Air mancur


Heri Anwar kabid pariwisata Purwakarta / Dok Foto PurwakartaPos.Com

PurwakartaPos.Com |
Destinasi wisata Air Mancur Taman Sri Baduga dan Diorama-Diorama yang dikelola oleh pemerintah daerah, sebenarnya mampu mendatangkan pengunjung setiap malam hingga 25.000 pengunjung bahkan bisa lebih.

Meskipun hanya setiap Sabtu malam dibukanya,namun kini selama bulan ramadhan destinasi tersebut oleh pejabat bupati Purwakarta di off atau libur dulu dengan alasan untuk menjaga kehidmatan selama bulan ramadhan dan ini sangat didukung oleh dinas pemuda, Olahraga, pariwisata dan budaya melalui bidang pariwisata yang di pimpin oleh Heri Anwar. Demikian di ungkapkan oleh kasi promosi bidang pariwisata Acep Yuli Mulya.

Melalui bidang pariwisata sesuai anjuran Kabid  sudah menyiapkan event pengganti yang tak kalah menariknya untuk menghibur masyarakat Purwakarta maupun pengunjung yang hadir.

"Kita sudah merangkul semua komunitas seperti komunitas fotografer, komunitas pemuda pariwisata dan komunitas penggiat sosmed untuk bersama sama mengadakan hunting foto sambil membagikan takzil ke masyarakat dengan dihibur oleh musik musisi lokal, intinya kita ngabuburit bareng sambil beramal, dan rencananya kita akan melakukan event tersebut 2 sampai 3 kali selama bulan ramadhan yaitu nanti Inshaa ALLAH pada tanggal 27/5, 2 dan 3 juni," jelas Acep.

Kami selaku bidang pariwisata, imbuhnya lagi, untuk tahun ini kita menargetkan pengunjung datang ke Purwakarta sebanyak 2,5 juta pengunjung.

“Kita target di 2018 ini pengunjung mencapai 2,5 juta, dan kami optimis target tersebut akan terealisasi, soalnya Alhamdulillah pada 2017 kita melebihi target dari 1 juta terealisasi bahkan lebih,” tambahnya.

Lebih lanjut dikatakan, pihaknya sudah mencanangkan di awal tahun 2018 untuk destinasi wisata unggulan selain Air Mancur dan Diorama. Diantaranya Jatiluhur, Kampoeng Kahuripan Cirangkong, Gunung Parang, Gunung Bongkok, Gunung Lembu, Waterboom Kuya Maranggi, Jaya Tirta Abadi dan Taman Batu Cijanun.

“Ke 10 wisata tersebut yang akan diprogramkan untuk menggenjot wisatawan,” ujarnya.

Adapun langkah kedepannya, lanjut Acep, pihaknya bekerjasama dengan pengelola supaya lebih aktif bekerjasama dengan Disporaparbud.

Jurnalis : Agus Triyatmaka


Tidak ada komentar

Kirim Komentar Anda:

Pembaca dapat mengirimkan komentar terkait artikel atau berita yang ditayangkan. Isi komentar bukan merupakan pandangan, pendapat ataupun kebijakan kami dan sepenuhnya menjadi tanggung jawab pengirim.

Pembaca dapat melaporkan komentar jika dianggap tidak etis, kasar, berisi fitnah, atau berbau SARA. Kami akan menimbang setiap laporan yang masuk dan dapat memutuskan untuk tetap menayangkan atau menghapus komentar tersebut.