Tekad Ciptakan Citarum Harum Bestari Tanpa Limbah


PurwakartaPos.Com | Mengingat kondisi Sungai Citarum yang semakin tercemar, kepedulian PT South Pacific Viscose ditunjukan dengan menggelar seminar pengendalian pencemaran air menuju citarum bestari, di aula Nakula Sadewa Plaza Hotel kawasan Bukit indah City kabupaten Purwakarta, Rabu (25/4/2018).

Head of Corporate Affairs PT South Pacific Viscose, Widi Nugroho Sahib, mengatakan, Gerakan Citarum Harum Bestari difokuskan untuk perubahan pola pikir, sikap dan perilaku menjaga lingkungan.

“Kami pun sudah berkoordinasi dengan pihak kementerian untuk menanyakan Road Meed, tetapi kami juga diberi kesempatan oleh pemerintah untuk memulai inisiatip itu, supaya tidak terkesan tunggu menunggu kaerna kita yakin bahwa apa yang kita mulai itu positif dan selaras dengan program pemerintah,” kata Widi usai acara.

Menurutnya, kasus pencemaran Sungai Citarum bukan hal yang asing, tetapi dengan spirit kebersamaan bisa dibersihkan karena memang Sungai Citarum merupakan air sumber kehidupan bagi masyarakat banyak, seperti untuk meningkatkan perekonomian untuk irigasi , untuk ketersediaan listrik dan masih banyak lagi fungsi daripada sungai Citarum.

“PT South Pacific sangat serius dan ingin betul-betul bersanding dengan pemerintah dan masyarakat untuk mewujudkan sungai Citarum yang bersih sehat dan indah,” jelasnya.

Lebih lanjut dikatakan Widi, pertemuan hari ini melibatkan 17 perusahaan sesuai rekomendasi Dinas Lingkungan Hidup Kabupaten Purwakarta agar berkomitmen bersama dan menyamakan persepsi dan pemahaman pola pikir.

“Semoga kita semua bisa membuat ruas Sungai Citarum di Kabupaten Purwakarta lebih baik,tanpa limbah yang berbahaya sehingga fungsi nya bisa bermanfaat bagi seluruh lapisan masyarakat,” harapnya. (agus3)


Tidak ada komentar

Kirim Komentar Anda:

Pembaca dapat mengirimkan komentar terkait artikel atau berita yang ditayangkan. Isi komentar bukan merupakan pandangan, pendapat ataupun kebijakan kami dan sepenuhnya menjadi tanggung jawab pengirim.

Pembaca dapat melaporkan komentar jika dianggap tidak etis, kasar, berisi fitnah, atau berbau SARA. Kami akan menimbang setiap laporan yang masuk dan dapat memutuskan untuk tetap menayangkan atau menghapus komentar tersebut.