50 Sekdes di Purwakarta Ikuti Sosialisasi Sadar Hukum


PurwakartaPos.Com | Sebanyak 50 sekretaris desa dari 17 kecamatan se-kabupaten Purwakarta ikuti sosialisasi sadar hukum yang diselenggarakan oleh Biro hukum provinsi Jawa Barat. Kegiatan dilaksanakan di aula janaka Setda kabupaten Purwakarta, Kamis (12/4).

Hadir sebagai nara sumber dari kepolisian Polda Jawa Barat Bidang hukum Kompol. Agun, kabag Hukum Setda Purwakarta Danny Setiawan, perwakilan dari kejari Purwakarta, Perwakilan dari Menkumham provinsi jawa Barat.

Kepada wartawan Danny menjelaskan, sosialisasi tersebut dimaksudkan agar setiap masyarakat melalui desa masing-masing untuk terus meningkatkan kesadaran hukum disetiap kehidupan sehari-harinya.

“Kita sebagai masyarakat majemuk setiap harinya selalu melakukan interaksi dengan sesama, dengan selalu meningkatkan kesadaran hukum dalam prilaku hidup kita sehari-hari dinegara hukum seperti ini akan otomatis meningkatkan rasa aman dan nyaman dalam bersosialisasi dengan orang lain, dari provinsi sendiri nanti akan ada penilaian untuk desa yang menerapkan kesadaran hukum tinggi akan di ambil untuk mewakili kabupaten untuk berkompetisi di tingkat jawa barat dan yang pasti akan mendapatkan penghargaan dari provinsi," jelasnya.

Devisi bidang hukum Polda Jawa Barat Kompol. Agun, ditempat yang sama menambahkan, kepada para peserta sosialisasi, Polda Jabar sendiri menyampaikan implementasi kesadaran hukum kususnya hukum pidana diantaranya seperti soal penyalahgunaan Narkoba, kekerasan Dalam rumah Tangga (KDRT), tentang penjualan orang, keamanan dan ketertiban lingkungan.

Dia berharap dengan adanya sosialisasi ini agar para aparatur desa bisa mengimplementasikan dan meningkatkan kesadaran hukum di masyarakat  untuk wilayahnya masing-masing, “kriteria untuk desa sadar hukum sendiri menurut kepolisian nanti akan terus di pantau dari semua unsur, ada tim dari provinsi yang akan terus memantau, tim tersebut terdiri dari unsur kepolisian, kejaksaan tinggi, hukum dan HAM wilayah provinsi, dari biro hukum provinsi. Semua itu untuk menciptakan kesadaran hukum yang tinggi di masyarakat desa," pungkasnya.

Jurnalis : Agus Triyatmaka


Tidak ada komentar

Kirim Komentar Anda:

Pembaca dapat mengirimkan komentar terkait artikel atau berita yang ditayangkan. Isi komentar bukan merupakan pandangan, pendapat ataupun kebijakan kami dan sepenuhnya menjadi tanggung jawab pengirim.

Pembaca dapat melaporkan komentar jika dianggap tidak etis, kasar, berisi fitnah, atau berbau SARA. Kami akan menimbang setiap laporan yang masuk dan dapat memutuskan untuk tetap menayangkan atau menghapus komentar tersebut.