Gema Sunda Cibatu Berdayakan Umat Melalui 'Mapag Fajar'


PurwakartaPos.Com | Kegiatan Gerakan Masyarakat Sunda (Gema Sunda) Kecamatan Cibatu mulai dirasakan masyarakat gema-nya, terutama saat merangkul berbagai kalangan untuk melakukan hal positif di masyarakat.

Agenda kegiatan berupa 'Mapag Fajar' sholat subuh berjamaah yang dilakukan setiap hari Sabtu, para jamaahnya selalu bertambah terutama pemuda dan remaja.

"Agenda Mapag Fajar merangkul semua kalangan, Saat acara itu kita fokuskan kepada sosialisasi tentang bahaya Narkoba, kerja bareng dengan pihak kepolisian Polres Purwakarta. Utamanya   dengan Satres Narkoba, yang selalu memberikan suport langsung pa Kasatnya turun memberikan sosialisasi,"  beber Abay Cakra Buana, ketua Gema Sunda Kecamatan Cibatu saat berbincang santai di saung paninengan.

Selain memperkuat Agama, pengetahuan mengenai bahaya narkoba, kami juga berusaha untuk menggali potensi ekonomi dilingkungan masing-masing pengikut, utamanya di Kecamatan Cibatu.

"Saat ini kita fokus menanam pohon pisang, setelah acara mapag fajar selesai para anggota kita arahkan untuk menanam pisang. Kebetulan banyak lahan kosong milik masyarakat yang dibolehkan untuk ditanami, kegitan itu sudah berjalan," beber Abay.

Selain itu, imbuh Abay, saat ini kita juga sudah menyiapkan kandang ayam untuk berternak ayam, kemudian ada beberapa kolam ikan juga yang sudah siap akan ditanami benih-benih ikan.

"Tujuannya jelas untuk meningkatkan taraf ekonomi masyarakat terutama para pemuda dan remaja, kemudian juga mengarahkan bagi mereka yang belum bekerja untuk bersama-sama berkebun dan berternak. Nanti hasilnya bisa dimanfaatkan, yang belum bekerja juga bisa mendapatkan hasil dari jerih payahnya berkebun dan berternak," ungkap Abay panjang lebar. (Agus3)





Tidak ada komentar

Kirim Komentar Anda:

Pembaca dapat mengirimkan komentar terkait artikel atau berita yang ditayangkan. Isi komentar bukan merupakan pandangan, pendapat ataupun kebijakan kami dan sepenuhnya menjadi tanggung jawab pengirim.

Pembaca dapat melaporkan komentar jika dianggap tidak etis, kasar, berisi fitnah, atau berbau SARA. Kami akan menimbang setiap laporan yang masuk dan dapat memutuskan untuk tetap menayangkan atau menghapus komentar tersebut.