Desa Terdampak Pembangunan Kereta Cepat Jakarta-Bandung Gelar Sosialisasi


PurwakartaPos.Com | Terkait proyeksi pembangunan kereta api cepat Jakarta-Bandung, pihak PT. PSBI (Pilar Sinergi BUMN Indonesia) yang dipercaya pemerintah untuk Pekerjaanya bekerjasama dengan Dinas  Pemberdayaan Masyarakat Desa (DPMD) kabupaten Purwakarta mensosialisasikan Prosedur Permohonan tukar menukar Tanah Kas Desa (TKD) kepada pemerintah aparatur desa yang terdampak dengan adanya proyek pembangunan kereta cepat Jakarta-Bandung.

Acara sosialisasi diselenggarakan kamis  (1/3/2018) bertempat di aula hotel Ciwareng In kecamatan Babakan Cikao, kabupaten Purwakarta.

Pemerintah menggelar proyek kereta api cepat Jakarta-Bandung karena kereta api cepat memang merupakan moda transportasi yang sangat ideal untuk terus dikembangkan. Pemerintah lalu menunjuk sejumlah Badan Usaha Milik Negara (BUMN) untuk menggarap proyek ini.

PT. Pilar Sinergi BUMN Indonesia (PSBI) sendiri  terdiri dari konsorsium 4 BUMN: PT WIJAYA KARYA (Persero) Tbk (WIKA), PT Jasa Marga (Persero) Tbk, PT Kereta Api Indonesia (Persero), dan PT Perkebunan Nusantara VIII. Konsorsium BUMN Indonesia nantinya akan memegang 60 persen saham dalam proyek.Kereta Cepat /High Speed Railway (HSR)  sementara sisanya 40% dikuasi oleh CHINA RAILWAY International Co. Ltd.

Kepala dinas DPMD Panda Dinata pada kesempatan tersebut mengatakan, kepada aparatur desa yang desanya terdampak oleh pembangunan kereta cepat agar secepatnya mengurus prosedur permohonan tukar menukar TKD untuk selanjutnya bisa diselesaikan administerasinya oleh PT. PSBI.

“Desa yang terdampak oleh pembangunan kereta cepat agar segera diurus berapa hektar tanah desa yang terdampak, terus bangunan apa saja milik desa yang terdampak semua agar segera dihitung dan diurus, disarankan agar aparatur pemerintahan desa mencari tempat pengganti, baik didesa setempat jika ada maupun di luar desa juga tidak apa-apa, nominal harga tanah untuk pertukaran nanti harus disesuaikan dengan harga tanah yang terdampak oleh pembangunan proyek kereta cepat," jelas panda.

Hadir dalam acara tersebut Direktur keuangan PSBI  Uce Darmawan, kepala Dinas Pemberdayaan Masyarakat Desa (DPMD) Panda Dinata, kepala bidang Aset daerah sekretariat Pemkab Purwakarta Yayat, Kades Malangnengah, kec, Sukatani  H. Durohman beserta Bamusdesnya, kades Cilegong kec. Jatiluhur H. Dadang bersama Bamusdes.

(Puspen TNI/ Hadi)

Tidak ada komentar

Kirim Komentar Anda:

Pembaca dapat mengirimkan komentar terkait artikel atau berita yang ditayangkan. Isi komentar bukan merupakan pandangan, pendapat ataupun kebijakan kami dan sepenuhnya menjadi tanggung jawab pengirim.

Pembaca dapat melaporkan komentar jika dianggap tidak etis, kasar, berisi fitnah, atau berbau SARA. Kami akan menimbang setiap laporan yang masuk dan dapat memutuskan untuk tetap menayangkan atau menghapus komentar tersebut.