Bakamla RI – India Bahas Rencana Kerja Sama Keamanan Laut Kawasan


PurwakartaPos.Com | Kepala Bakamla RI Laksdya TNI Ari Soedewo, S.E., M.H. beserta jajaran menerima Courtesy Call Duta Besar India Yang Mulia Pradeep Kumar Rawat dan Atase Pertahanan India Captain J.S.Dhanoa, di Kantor Pusat Bakamla RI Gedung Perintis Kemerdekaan, Jalan Proklamasi No. 56, Jakarta Pusat, Selasa (6/3/2018).

Kunjungan delegasi India tersebut merupakan balasan atas kunjungan kehormatan delegasi Bakamla RI kepada pejabat Coast Guard India disela-sela pertemuan Indonesia-India Security Dialogue ke-1 di New Delhi beberapa waktu lalu, Selasa (9/1), guna meningkatkan jalinan kerja sama lebih erat antara kedua negara.

Beberapa usulan kerja sama yang dibahas yaitu Pertemuan bilateral berkala setiap tahun antara pejabat Bakamla RI dan Coast Guard India dalam bentuk Coast Guard to Coast Guard Talk, membentuk Hotline antara Bakamla RI dan Coast Guard India serta Membentuk Working Group untuk membahas kemungkinan kerja sama yang bisa dilaksanakan antara kedua belah pihak.

Dalam kesempatan itu Bakamla RI juga mengusulkan bentuk kerja sama lain yaitu agar Indonesia dan India bersama-sama melaksanakan Seminar Internasional dengan tema Keamanan Laut di kawasan dengan melibatkan negara anggota ASEAN ditambah Timor Leste dan Australia serta Jepang untuk memperkuat kerja sama di bidang keamanan laut serta membahas isu-isu keamanan dan keselamatan terkini.

Turut mendampingi Kepala Bakamla RI yaitu Sestama Marsda TNI Widiantoro, M.B.A., Deputi Operasi dan Latihan Laksda TNI Semi Djoni Putra, Deputi Kebijakan dan Strategi Irjen Pol Arifin, M.H., Deputi Informasi Hukum dan Kerja Sama Irjen Pol Dr. Drs. Abdul Ghofur, S.H., M.H., Direktur Kerja Sama Dade Ruskandar, S.H., M.H. dan Kasubdit Kerja Sama Luar Negeri Satya Pratama, S.Sos., M.Sc.

(Bakamla/Hadi)

Tidak ada komentar

Kirim Komentar Anda:

Pembaca dapat mengirimkan komentar terkait artikel atau berita yang ditayangkan. Isi komentar bukan merupakan pandangan, pendapat ataupun kebijakan kami dan sepenuhnya menjadi tanggung jawab pengirim.

Pembaca dapat melaporkan komentar jika dianggap tidak etis, kasar, berisi fitnah, atau berbau SARA. Kami akan menimbang setiap laporan yang masuk dan dapat memutuskan untuk tetap menayangkan atau menghapus komentar tersebut.