Dedi Mulyadi Ingin Maksimalkan Sentra 'Boneka Cantik' dari Cikampek


PurwakartaPos.Com | Calon Wakil Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi menyambangi para pelaku UMKM di Kampung Boneka, Cikampek, Karawang.

Dia disambut meriah oleh para perajin dan warga sekitar Jalan Stasiun Baru, Cikampek pada Kamis (15/2) siang. Tak henti, Dedi menjawab sapaan warga di sekitar kawasan tersebut, termasuk permintaan foto bersama.

Kampung Boneka sudah berdiri cukup lama dan sudah dikenal. Namun, para perajin dis ana kini menghadapi problem pemasaran. Mereka tidak memiliki pelanggan tetap baik dalam partai besar maupun kecil.

"Kalau yang ingin boneka, biasanya langsung datang kesini. Kami gak ada agen atau sejenisnya," kata Eman (50), salah seorang perajin.

Selain problem pemasaran, perajin setempat juga memiliki problem ketersediaan bahan baku. Awalnya, mereka mencari bahan limbah garmen untuk membuat boneka dari pabrik garmen di Purwakarta dan Karawang. Tetapi, kian hari, harga bahan baku tersebut kian mahal.

"Makanya kami mencari alternatif lain untuk bahan baku. Kami ganti saja bahannya," lanjutnya.

Atas permasalahan tersebut, Dedi kemudian memberikan solusi. Dedi yang berpasangan dengan Deddy Mizwar dengan nomor urut 4 itu mengatakan perlu ada perlindungan secara holistik bagi para perajin.

"Perajin boneka disini harus dilindungi dan ditingkatkan kapasitasnya. Mereka ini kan pelaku UMKM, itu sektor riil loh, langsung berkaitan dengan peningkatan ekonomi masyarakat kecil," kata Dedi.

Dedi pun terlihat memborong banyak boneka dari perajin di wilayah tersebut. (agus3)

Tidak ada komentar

Kirim Komentar Anda:

Pembaca dapat mengirimkan komentar terkait artikel atau berita yang ditayangkan. Isi komentar bukan merupakan pandangan, pendapat ataupun kebijakan kami dan sepenuhnya menjadi tanggung jawab pengirim.

Pembaca dapat melaporkan komentar jika dianggap tidak etis, kasar, berisi fitnah, atau berbau SARA. Kami akan menimbang setiap laporan yang masuk dan dapat memutuskan untuk tetap menayangkan atau menghapus komentar tersebut.