BI Jabar Gandeng HPN Purwakarta Sosialisasi Soal CIKUR


PurwakartaPos.com | Bertempat di warung kuliner menteng sadang purwakarta selasa 6/2, BI Jabar bekerjasama dengan Himpunan Pengusaha Nahdliyin (HPN) sosialisasikan tugas pokok Bank indonesia (BI) dan peningkatan kapasitas kepada 200 orang pelaku wirausaha umkm yang ada di Purwakarta.

Acara dihadiri oleh kepala HPN purwakarta Eko Surya Effendi,  SE,  MM,  Ketua DPRD purwakarta Sarif Hidayat,  Kepala Perwakilan BI Jabar yang diwakili oleh Deputi Direktur Suarpika Bimantoro, Asda II Pemkab Purwakarta Hj. Entin, serta unsur pimpinan perbankan se-Purwakarta.

Acara diisi dengan materi sosialisasi dari Bank Indonesia tentang Gerakan Nasional Non Tunai (GNNT) yang disampaikan oleh Ainur Rahma Kamila manager BI perwakilan Jawa Barat dan materi sosialisasi mengenai ciri ciri keaslian uang rupiah (CIKUR) yang disampaikan oleh Tata Yoni dan Eggi Ginanjar dari Tim PUR (Pengelolaan Uang Rupiah).

Ketua HPN Purwakarta eko surya effendi,  SE, MM,  menyampaikan bahwa tujuan penyelenggaraan kegiatan ini adalah dalam rangka  mensukseskan program kerja dan tugas pokok Bank Indonesia dalam mensosialisasikan program GNNT dan CIKUR kepada pelaku wirausaha umkm di purwakarta sekaligus mengenalkan lebih jauh tentang HPN.

Eko juga berharap pelaku umkm di purwakarta nantinya dapat didorong dan bermitra dengan Bank Indonesia.

Bank Indonesia dalam sambutan yang disampaikan Suarpika Bimantoro, mengatakan bahwa BI Jabar sangat mendukung pengembangan UMKM di Jawa Barat melalui berbagai kebijakan yang mendorong umkm mampu meningkatkan elijibilitas dan kapabilitas sehingga bankable. 

Beberapa dukungan melalui kebijakan bank indonesia antara lain : penelitian umkm,  pelatihan dan pendampingan umkm,  informasi umkm dan bazaar intermediasi. Demikian Suarpika Bimantoro. (Agus3)

Tidak ada komentar

Kirim Komentar Anda:

Pembaca dapat mengirimkan komentar terkait artikel atau berita yang ditayangkan. Isi komentar bukan merupakan pandangan, pendapat ataupun kebijakan kami dan sepenuhnya menjadi tanggung jawab pengirim.

Pembaca dapat melaporkan komentar jika dianggap tidak etis, kasar, berisi fitnah, atau berbau SARA. Kami akan menimbang setiap laporan yang masuk dan dapat memutuskan untuk tetap menayangkan atau menghapus komentar tersebut.