Anne : Sistem Penerimaan Tenaga Kerja Online Serap Banyak Tenaga Kerja Purwakarta


PurwakartaPos.Com | Calon Bupati Purwakarta nomor urut 2, Anne Ratna Mustika menilai sistem penerimaan tenaga kerja di Purwakarta sudah berpihak pada penduduk lokal.

Hal ini merujuk pada sistem berbasis aplikasi online yang sudah diterapkan oleh Pemerintah Kabupaten Purwakarta.

"Penduduk asli Purwakarta sekarang mendapatkan prioritas untuk bekerja di wilayah industri dekat tempat tinggalnya. Seluruh warga mendapatkan kesempatan sama untuk bekerja," katanya, Rabu (28/2) di Sekreriat Pemenangan Anne - Aming, Jalan RE Martadinata No 180, Purwakarta.

Aplikasi online tersebut bernama Sampurasun Bursa Kerja yang menjadi salah satu menu dalam aplikasi Ogan Lopian. Para pencari kerja cukup mengisi data diri dalam form aplikasi tersebut tanpa mengirim surat lamaran.

Ogan Lopian sudah dapat diunduh melalui Playstore pada telepon pintar berbasis sistem operasi android.

Ke depan, lanjut Anne, jika terpilih sebagai Bupati Purwakarta, pihaknya akan menggelar pelatihan di seluruh sekolah. Hal ini bertujuan agar pelajar Purwakarta tidak mengalami kesulitan saat mencari kerja jika sudah lulus.

"Pelatihan dan bursa kerja kita efektifkan di sekolah-sekolah. Sehingga, begitu lulus mereka bisa langsung bekerja," katanya menambahkan.

Lapangan Kerja Baru

Proyeksi yang dimiliki oleh Anne bukan tanpa dasar. Dia melihat peluang yang begitu besar ihwal pembukaan lapangan kerja baru bagi warga Purwakarta.

Kecamatan Sukasari misalnya, sudah diproyeksikan oleh Pemkab setempat untuk menjadi Kawasan Ekonomi Khusus berbasis Pariwisata. Wilayah yang pada masa lalu menjadi "papua"-nya Purwakarta tersebut kini sudah lengkap secara infrastruktur jalan.

"Pembangunan infrastruktur yang sudah massif ini tentu saja berimbas pada peningkatan ekonomi masyarakat. Basis Purwakarta kan Pariwisata, Sukasari itu nanti bisa membuka lapangan kerja baru," jelasnya.

Ditambah, koridor Kawasan Ekonomi Khusus (KEK) Bekasi - Karawang - Purwakarta diyakini Anne menciptakan peluang yang sama bagi warga Purwakarta.

"Implikasinya kan penyerapan tenaga kerja di wilayah koridor itu, termasuk Purwakarta. Kita optimis tenaga kerja di Purwakarta dapat terserap dan berdaya saing. Itu menjadi concern kita ke depan," pungkasnya. (agus3)

Tidak ada komentar

Kirim Komentar Anda:

Pembaca dapat mengirimkan komentar terkait artikel atau berita yang ditayangkan. Isi komentar bukan merupakan pandangan, pendapat ataupun kebijakan kami dan sepenuhnya menjadi tanggung jawab pengirim.

Pembaca dapat melaporkan komentar jika dianggap tidak etis, kasar, berisi fitnah, atau berbau SARA. Kami akan menimbang setiap laporan yang masuk dan dapat memutuskan untuk tetap menayangkan atau menghapus komentar tersebut.