Pilkada Jabar 2018 Tak akan Sengit


PurwakartaPos.com | Pilkada Jawa Barat 2018 akan berlangsung landai atau bisa dikatakan tidak akan berlangsung sengit. Hal tersebut dikarenakan pola koalisi yang terbangun dalam partai koalisi masing-masing pasangan cendurung tidak meruncing.

"Saya predikisi akan landai pilgub kali ini, karena koalisi yang terbentuk itu tidak meruncing, dan koalisinya tidak ideologis atau nasionalis," kata pakar politik universitas Parahyangan Bandung, Asep Warlan Yusuf saat dihubungi galamedianews, Jumat (12/1/2018).

Asep mencontohkan, koalisi parpol pengusung yang awalnya diprediksi untuk kepentingan pemilihan presiden (pilpres) 2019, ternyata tidak terjadi di Jawa Barat. Seperti Golkar berkoalisi dengan Demokrat untuk mengusung Duo DM, kemudian Nasdem yang identik dengan PDIP di Jawa Barat malah bersaing.

Selain itu, lanjut Asep, persaingan identitas dalam Pilgub Jawa Barat ini juga tidak akan terlalu ramai dijadikan senjata dalam persaingan. Sebab semua kandidat bakal calon Gubernur maupun wakilnya dapat diterima oleh masyarakat.

Dituturkan Asep, dalam strategi pemenangan, paslon yang memiliki anggaran untuk kampaye sangat berpeluang menang. Hal itu akibat landainya persaingan antar calon, akibat pola koalisi yang kurang tajam.

"Dana disini bukan artinya untuk melakukan money politic tapi untuk dana kampaye. Sebab kita tahu, Jabar ini luas sehingga tidak heran membutuhkan dana yang besar," ucapnya. (Dadang/rls)


Tidak ada komentar

Kirim Komentar Anda:

Pembaca dapat mengirimkan komentar terkait artikel atau berita yang ditayangkan. Isi komentar bukan merupakan pandangan, pendapat ataupun kebijakan kami dan sepenuhnya menjadi tanggung jawab pengirim.

Pembaca dapat melaporkan komentar jika dianggap tidak etis, kasar, berisi fitnah, atau berbau SARA. Kami akan menimbang setiap laporan yang masuk dan dapat memutuskan untuk tetap menayangkan atau menghapus komentar tersebut.