Dedi Mulyadi Kabulkan Keinginan Penderita Bocor Ginjal di Cirebon


PurwakartaPos.Com | Keinginan penderita penyakit bocor ginjal, Siti Khatimatul Luthfiah (38) untuk dijenguk Dedi Mulyadi akhirnya terkabul. Melalui prakarsa sang guru, Kiai Bunyamin, Dedi diantar untuk menjenguk wanita yang sudah 10 tahun terbaring lemas itu.

Selama satu dasawarsa itu, Siti hanya mendapatkan perawatan dari ibunya, Siti Fatimah Az-Zahra (60). Siti juga sudah tidak memiliki suami, karena meninggal pada Tahun 2010 lalu. Karena awam terhadap tata cara pendaftaran dan biaya per bulan, dirinya tidak memilik Kartu BPJS Kesehatan hingga hari ini.

“Walau sakit pernah maksa ingin ketemu sama Kang Dedi. Alhamdulillah satu tahun lalu pernah foto bareng di acara Safari Budaya,” kenang sang ibu, Jum’at (27/1) malam di rumahnya.

Rumah tersebut beralamat di Pondok Pesantren Raudhatul Hidayah RT 5/2 Desa Cipeujeuh Kulon, Kecamatan Lemah Abang, Kabupaten Cirebon.

Sejak saat itu, kondisi Siti kian memburuk. Tak henti ia meminta kepada sang ibu agar bisa kembali bertemu dengan kader terbaik Nahdhatul Ulama di Purwakarta itu.

Kesempatan datang saat Kiai Bunyamin memberi tahu bahwa Dedi Mulyadi diundang oleh warga Pasaleman, Cirebon untuk melaksanakan kegiatan Safari Budaya.

“Iya ke Pak Kiai, kan beliau dekat dengan kang Dedi. Alhamdulillah, akhirnya Kang Dedi bisa datang menjenguk,” lirihnya dengan deraian air mata.

Ibunda Siti memanfaatkan pertemuan singkat dengan Dedi itu untuk mencurahkan keluh kesah kehidupannya. Kata dia, ia harus berjuang sendirian membesarkan anak-anaknya lantaran sang suami meninggal saat mereka kecil.

Kesabaran Ibunda Siti kian diuji dengan musibah sakit yang diderita anaknya. Ditambah, menantunya turut dipanggil Sang Khalik saat anaknya divonis menderita sakit.

“Bertubi-tubi ujian ini Pak,” tangis sang ibu kian deras.

Mendengar cerita Ibunda Siti, Dedi pun tampak tidak kuasa menahan air mata. Pria dermawan itu terisak sambil tangan renta Ibunda Siti dan tak henti menciuminya.

“Ibu ini hebat, ujian datang tetapi hidupnya tetap penuh keikhlasan dan kesabaran. Ibu contoh seorang Ibu sejati,” katanya dengan mata berkaca-kaca.

Do’a dan Pengobatan

Dedi kemudian memberikan do’a dan semangat kepada Siti Khatimatul Luthfiah agar segera sembuh dari penyakitnya. Tak lupa, ia mengamanatkan agar dia mencontoh sang ibu dalam menjalani kehidupan.

“Neng harus kuat, harus semangat. Lihat nih ibu, sangat sabar,” singkatnya.

Selain do’a, pria peternak domba sejak kecil itu juga memberikan bantuan pengobatan. Besok, Siti Khatimatul Luthfiah akan didampingi ke rumah sakit oleh Kiai Bunyamin.

“Saya bantu, besok Insya Allah didampingi Kiai Bunyamin ke rumah sakit. Kita periksa, semoga ada jalan untuk sembuh,” pungkasnya. (agus3)

Tidak ada komentar

Kirim Komentar Anda:

Pembaca dapat mengirimkan komentar terkait artikel atau berita yang ditayangkan. Isi komentar bukan merupakan pandangan, pendapat ataupun kebijakan kami dan sepenuhnya menjadi tanggung jawab pengirim.

Pembaca dapat melaporkan komentar jika dianggap tidak etis, kasar, berisi fitnah, atau berbau SARA. Kami akan menimbang setiap laporan yang masuk dan dapat memutuskan untuk tetap menayangkan atau menghapus komentar tersebut.