Kecamatan Purwakarta 2019, Predikat Kotaku Harus Terealisasi


PurwakartaPos.Com |
Program kotaku adalah sebuah program yang digulirkan oleh pemerintah. leading sektornya dibawah kementerian Pekerjaan Umum, namun di daerah setingkat kabupaten dibawah pengawasan dinas Cipta Karya dan Tata Ruang.

Kotaku adalah Kota Tanpa Kumuh yaitu sebuah program untuk memfasilitasi guna meningkatkan permukiman yang dikategorikan kumuh menjadi permukiman yang layak untuk di huni.

Ketua Badan Keswadayaan Masyarakat (BKM) Cireureuh Sejahtera kabupaten Purwakarta Dede Tardi selaku fasilitator dari pemerintah kepada masyarakat ketika dihubungi via telepon mengatakan, sebuah pemukiman dikategorikan masih kumuh jika indikator-indikator seperti, jalan, Draenase, Sanitasi, Sarana air bersih, pengelolahan persampahan, tata bangunan, pencegahan kebakaran serta Ruang terbuka hijau masih berada dibawah standar seperti yang ditetapkan oleh pemerintah.

“Untuk kecamatan Purwakarta sendiri bantuan difokuskan pada perbaikan drainase dan infrastruktur jalan lingkungan,” jelasnya.

Sementara itu camat Kota Juddy Herdiana saat ditemui dilokasi kegiatan di kampung Ciselang kelurahan Munjuljaya kepada PurwakartaPos menjelaskan, tahun ini sebanyak 7 kelurahan yaitu kelurahan Nagrikidul, kelurahan Nagritengah, kelurahan Nagrikaler, kelurahan Cipaisan, kelurahan Sindangkasih, kelurahan Tegalmunjul, kelurahan Munjuljaya  dan satu desa yaitu desa Citalang yang mendapatkan bantuan program Kotaku tahun 2017 dan saat ini proses pengerjaan sedang dilaksanakan.

Sementara untuk kecamatan Purwakarta sendiri, imbuh Juddy, akan terus mendorong program Kotaku hingga mencapai 0% predikat Kota Tampa Kumuh bisa tercapai.

”merujuk kepada tujuan program Kotaku yaitu untuk meminimalisir yang dikategorikan kota kumuh hingga kedepan pada tahun 2019 tidak ada lagi tempat kumuh khususnya di kota Purwakarta," tandasnya.

Lurah Munjuljaya Sumarna, ditempat yang sama menambahkan, untuk kelurahan Munjuljaya sendiri ada 2 titik yang saat ini sedang dikerjakan oleh program Kotaku yaitu di RW, 5 dan RW, 6. Kedua lokasi tersebut fokus untuk pembangunan drainase dan sebagian jalan lingkungan, dengan adanya program kotaku diharapkan yang tadinya lingkungan kurang tertata rapi dan terkesan kumuh bisa menjadi linkungan yang bersih dan indah dilihatnya,” pungkas Sumarna. (agus3)

Tidak ada komentar

Kirim Komentar Anda:

Pembaca dapat mengirimkan komentar terkait artikel atau berita yang ditayangkan. Isi komentar bukan merupakan pandangan, pendapat ataupun kebijakan kami dan sepenuhnya menjadi tanggung jawab pengirim.

Pembaca dapat melaporkan komentar jika dianggap tidak etis, kasar, berisi fitnah, atau berbau SARA. Kami akan menimbang setiap laporan yang masuk dan dapat memutuskan untuk tetap menayangkan atau menghapus komentar tersebut.